Rabu, 10 Juni 2015

pendapat untuk dosen

Pendapat saya tentang bu Yuyun adalah dosen yang baik hati karena banyak kemudahan yang diberikan kepada mahasiswa nya dan memberikan banyak toleransi dalam hal pengumpulan tugas. Kekurang dari bu Yuyun adalah sering memberikan informasi secara mendadak kepada mahasiswa nya sehingga banyak terjadi kesalahan informasi yang diterima mahasiswa atau pun terhadap sebaliknya.

Rabu, 29 April 2015

ISO 14001

Standar ISO seri 14000 terbagi dalam dua bidang yang terpisah yaitu evaluasi organisasi dan evaluasi produk. Evaluasi organisasi terbagi dari 3 sub sistem yaitu sub sistem manajemen lingkungan, audit lingkungan dan evaluasi kinerja lingkungan. Evaluasi produk terdiri dari sub sistem aspek lingkungan pada standar produk, label lingkungan dan asesmen daur hidup (Hadiwiardjo, 1997). Gambar 1. di bawah dapat memperjelas uraian di atas.
Pada dasarnya ISO 14000 adalah standar manajemen lingkungan yang sifatnya sukarela tetapi konsumen menuntut produsen untuk melaksanakan program sertifikasi tersebut. Pelaksanaan program sertifikasi ISO 14000 dapat dikatakan sebagai tindakan proaktif dari produsen yang dapat mengangkat citra perusahaan dan memperoleh kepercayaan dari konsumen. Dengan demikian maka pelaksanaan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) berdasarkan Standar ISO Seri 14000 bukan merupakan beban tetapi justru merupakan kebutuhan bagi produsen (Kuhre, 1996).
Tujuan utama dari sertifikasi ISO 14001 adalah untuk menjaga kelangsungan hidup tumbuhan dan binatang dalam kondisi terbaik yang paling mememungkinkan. Pengelolaan lingkungan dalam sertifikasi ISO mungkin hanya merupakan satu langkah kecil, namun demikian proses ini akan berkembang dan meningkat sejalan dengan bertambahnya pengalaman, penciptaan, pencatatan, dan pemeliharaan dari sistem yang diperlukan untuk sertifikasi yang diharapakan dapat membantu kondisi lingkungan (Pramudya, 2001).
Adapun manfaat utama dari program sertifikasi ISO 14000 antara lain (Kuhre, 1995) :
1.  Dapat mengidentifikasi, memperkirakan daan mengatasi resiko lingkungan    yang mungkin timbul.
2.  Dapat  menekan biaya produksi dapat mengurangi kecelakaan kerja dapat  memelihara  hubungan baik dengan masyarakat, Pemerintah dan pihak-pihak yang peduli terhadap lingkungan.
3.  Memberi jaminan kepada konsumen mengenai komitmen pihak manajemen  puncak terhadap lingkungan.
4. Dapat  mengangkat  citra  perusahaan,  meningkatkan  kepercayaan  konsumen  dan memperbesar pangsa pasar.
5. Menunjukkan ketaatan perusahaan  terhadap  Peraturan  Perundang - undangan yang berkaitan dengan lingkungan.
6.  Mempermudah memperoleh izin dan akses kredit bank.
7.  Dapat meningkatkan motivasi para pekerja
Perusahaan
Produk
Alamat
Tahun Pemakaian ISO
PT. Satya Chandra Mandiri
Diesel
Jl. Panjang Blok 61 No 75-78, Jakarta Barat
2006
PT. SHARP Semoconductor Indonesia
Elektronik
Jl. Tol Jakarta Cikampek Km. 47 Blok F-3, KIIC Teluk Jambe, Karawang
2002
PT. Sinar Sosro
Minuman
Jl. Sultan Agung Km 28 Bekasi
2000
PT. SKF Indonesia
Elektronik
Projek Perluasan Utara, Jl. Tipar Cakung Jakarta
200
PT. Showa Indonesia Manufacturing
Elekronik
Blok G MM 2100 Industrial Town, Grandmekar, Ciakrang
2004
PT. Hirose Electric Indonesia
Elektronik
EJIP Industrial Park Lot 3B-1 Lemahabang, Bekasi
2004
PT. LG Electronic Indonesia
Elektronik
Blok G MM 2100 Industrial Town, Gandamekasi, Cikarang Barat
2000
PT. Sanyo Compressor Indonesia
Elektronik
EJIP Industrial Park Plot 1-A, Lemah Abang, Bekasi
2001
PT. Indolaval
Elektronik
Jl. Raya Pulo Gebang Km 3 Cakung
2002

 Cara Mendapatkan Sertifikat ISO
 Mungkin bingung, darimana harus memulai proses mendapatkan sertifikat ISO 14000 tentang system manajemen lingkungan. Dalam kenyataanya, mendapatkan ISO 14000 tidaklah sulit, apalagi bila anda menggunakan asa konsultan ISO. Berikut ini kami ringkas 18 langkah mudah untuk mendapatkan sertifikat ISO 14000:
1. Top Manajemen harus memutuskan untuk menerapkan Sistem Manajemen    Lingkungan ISO 14000.
 2.Top Manajemen harus menyiapkan sumber daya yang mumpuni untuk menerapkan keputusan di atas. Persiapan tersebut berupa: a. Kebutuhan sumber daya manusia seperti Management Representative atau Kordinator ISO dan Tim ISO untuk menyiapkan, menerapkan, memelihara dan mengembangkan sistem manajemen mutu di perusahaan.  b. Kebutuhan Waktu. Setidaknya lakukan pertemuan Tim ISO 2 jam perhari atau bisa digabung menjadi sehari dalam seminggu untuk 3 bulan pertama  penerapan guna memastikan semua persyaratan ISO dipenuhi. c. Kebutuhan Biaya untuk konsultan ISO dan Sertifikasi ISO 14000
3. Bentuklah tim yang minimal terdiri dari dua orang dari setiap divisi (dari tingkatan atas atau kepala dan bawah atau staf kemudian tunjuklah salah seorang dari kepala tersebut sebagai Management Representative atau Kordinator ISO. Penunjukkan Management Representative memang dipersyaratkan oleh standar ISO 14000. Untuk kelancaran penerapan ISO,  pastikan Management Representative adalah karyawan yang paling mengerti  proses bisnis perusahaan dan disegani oleh semua pihak.
4. Buatlah rencana training. Training pengenalan ISO 14000 untuk semua karyawan. Training sistem dokumentasi ISO 14000 untuk tim ISO dan training audit internal untuk tim ISO. Hubungi Multiple Training & Consulting (Konsultan ISO yang handal) untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
5. Bandingkan sistem yang sudah berjalan di perusahaan anda dengan standar Sistem Manajemen Lingkungan ISO14000. Analisis apa saja persyaratan ISO yang belum anda terapkan.
6. Rumuskan Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu (target pekerjaan) setiap divisi yang ada di perusahaan anda. Buatlah target yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Time Target)
7. Rumuskan 6 prosedur wajib yang dipersyaratkan ISO 14000 yaitu prosedur  pengendalian dokumen, prosedur pengendalian rekaman mutu, prosedur  pengendalian produk tidak sesuai, prosedur tindakan perbaikan, prosedur tindakan pencegahan, dan prosedur audit internal
8. Rumuskan prosedur kerja untuk setiap divisi. Bagi proses atau kegiatan yang harus dikontrol maka sebaiknya dibuatkan prosedur. Contoh prosedur kerja: Prosedur Penerimaan Karyawan, Prosedur Perencanaan Produksi, Prosedur Penyimpanan Barang, Prosedur Pelaksanaan Survey Kepuasan Pelanggan, dsb.
9. Untuk proses-proses yang dianggap rumit dan membutuhkan penjelasan detail,
maka buatlah Instruksi Kerja (bila perlu disertai gambar ilustrasi).
10. Lengkapi prosedur kerja dan instruksi kerja tersebut dengan form isian. Form Isian merupakan bukti bahwa prosedur tersebut dijalankan. Contoh form antara lain form serah terima barang, form evaluasi karyawan, form purchase request, form purchase order, dll.
11. Buatlah pedoman mutu yang berisi panduan penerapan ISO di perusahaan anda
12. Terapkan sistem manajemen mutu yang anda kembangkan setidaknya 3 bulan untuk memastikan semua prosedur yang telah ditetapkan, dimengerti dan dijalankan sepenuhnya oleh semua karyawan.
13. Laksanakan training audit internal untuk tim ISO
14. Jalankan audit internal pertama yang dilakukan oleh auditor internal yang telah mengikuti training. Auditor internal akan mengaudit seluruh divisi di  perusahaan anda dan memeriksa kesesuaian dan ketidaksesuaian perusahaan anda dengan standar ISO atau prosedur dan kebijakan yang ditetapkan.
15. Hubungi badan sertifikasi untuk mengajukan audit sertifikasi. Setidaknya anda harus menghubungi badan sertifikasi 1 bulan sebelum tanggal audit yang anda inginkan.
16. Laksanakan rapat tinjauan manajemen yang dipimpin langsung oleh Top Manajemen untuk memastikan semua persyaratan ISO telah diimplementasikan.
17. Badan Sertifikasi akan mengaudit anda dalam 2 stage; (1) Initial Audit dan (2) Main Audit. Pastikan Tim ISO anda telah siap.

18. Selamat! Kini, sertifikat ISO 14000 sudah di tangan anda. Jangan lupa untuk  menampilkan logo sertifikasi di kartu nama, kop surat, kemasan luar produk untuk meningkatkan brand image anda di mata pelanggan.

Selasa, 31 Maret 2015

Tugas Lingkungan Hidup

Pengertian lingkungan dari berbagai sumber:
1.    Menurut Soemarwoto, lingkungan hidup adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati yang mempengaruhi kehidupan kita
2.    Menurut McNaughton & Wolf, lingkungan hidup adalah semua faktor eksternal yang bersifat biologis dan fisika langsung mempengaruhi kehidupan pertumbuhan, perkembangan dan reproduksi organism.
3.    Menurut Allaby, lingkungan hidup diartikan sebagai the physical chemical and biotic condition surrounding and arganism
4.    Menurut Purba, lingkungan hidup adalah wilayah yang merupakan tempat berlansungnya bermacam-macam interaksi social antara berbagai kelompok beserta prantanya dengan symbol dan nilai.
http://carapedia.com/pengertian_definisi_lingkungan_hidup_menurut_para_ahli_info951.html

Studi kasus lingkungan hidup dan penanggulangannya
Efek rumah kaca
Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global.

Dampak dari pemanasan global adalah:
1.    Peningkatan suhu rata-rata bumi
2.    Pencairan es di kutub
3.    Perubahan iklim regional dan global
4.    Perubahan siklus hidup flora dan fauna
5.    Kerusakan lapisan ozon
Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.
Penanggulangannya:
Penggunaannya rumah kaca harus lebih dibatasi sehingga dengan tidak melnggunakan rumah kaca secara berlebihan lingkungan hidup dalam lebih terjaga, suhu rata-rata yang meninggkat di bumi akan dapat dikurangi.

Mengenai perundang-undangan lingkungan hidup:
Undang-undang Republik Indonesia No.4 Tahun 1982, tentang ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup, telah disempurnakan menjadi Undang-undang Republik Indonesia No 23 Tahun 1997 Tentang Pengololaan Lingkungan Hidup.
Pasal 1 ayat 1:Lingkungan hidup adalah kesatuan tuang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesjateraan manusia serta makhluk hidup.
Berdasarkan ayat tersebut, maka dengan kejadian pencurian ikan secara besar-besar dan penangkapan ikan secara illegal oleh nelayan negara lain, dapat menimbulkan sebuah kerusakan lingkungan hidup, yang menyebabkan terancamnya kelangsungan hidup makhluk hidup lain.
Solusinya adalah:Meninggkatkan kewaspadaan atau penjagaan terhadap lingkungan hidup sekitar, serta memberikan sangsi hokum dan social bagi pelaku-pelaku yang melanggar hal tersebut.
https://www.pu.go.id/uploads/services/2011-11-29-12-32-35.pdf


Rabu, 25 Maret 2015

My self

Data diri:
Buntoro Wijoyo, anak pertama dari tiga bersaudara, tanggal lahir 07-05-1994, dengan zodiak Thaurus, dan lahir di Singkawang, Kalimantan Barat.

Pendidikan:
Saya SD di Sekolah Santa Maria Monica, Bekasi. Saya bersekolah SMP dan SMA di Sekolah Umum Athena, Tambun Utara, dan saat ini sedang melanjutkan pendidikan di Universitas Gunadara, dengan Jurusan Teknik Industri.

Hobi:
Hobi saya adalah bermain futsal dan bermain game, dan yang paling menyenangkan adalah hobi saya yang terakhir, TIDUR

Kekurangan:
Mudah panik, kurang duit, kurang tinggi,

Kelebihan:
Selalu semangat, serius, baik, jago tidur.

Cita-cita:
Jadi dokter, tapi sekarang kuliah nya teknik, makanya cita-cita sekarang jadi insinyur

Hal yang membuat bangga orang tua:
Bisa foto pake Toga, sambil megang ijazah S1